Kepemimpinan

Author: raihan

Pelatihan kepemimpinan yang baik adalah pelatihan yang dapat memberikan alasan yang kuat mengapa setiap orang harus memilih menjadi pemimpin, sekurang kurangnya adalah pemimpin bagi dirinya sendiri.

Pelatihan tsb. harus dapat menjelaskan mekanisme terbentuknya sikap pemimpin, proses terbentuknya pemimpin, langkah langkah untuk menjadi seorang pemimpin serta hal apa saja yang dapat menghambat seseorang menjadi pemimpin, bagaimana membuat blueprint mental kepemimpinan.

Demikian pula tentang bagaimana seorang pemimpin dapat bekerja secara sistem ataupun sub sistem, mengharmonisasikan karakter elemen ataupun fungsi yang berbeda dari sebuah sistem tanpa harus menjadi seragam dan bagaimana sistem tsb. harus bergulir tumbuh.

Yang tidak kalah penting adalah bagaimana pelatihan tersebut harus dapat membantu menghilangkan hambatan psikis seseorang dalam memimpin serta memberikan visualisasi apa yang “dirasakan” oleh seorang pemimpin.

Ukuran keberhasilan dari sebuah pelatihan adalah peserta dapat merasakan bagaimana menyenangkannya menjadi seorang pemimpin sekaligus menjadi seorang yang dipimpin

Patricia Patton, seorang konsultan profesional pernah mengatakan :”It took a heart, soul and brains to lead a people ……..” artinya seorang pemimpin haruslah memiliki kecerdasan intelektual dan emosional.

Daniel Goleman membagi tipe tipe kepemimpinan menjadi 6 tipe kepemimpinan yaitu :

1. Visionary, kepemimpinan yang memiliki Visi sehingga mampu membawa staf ketujuan bersama
2. Coaching, kepemimpinan yang memberikan kesempatan pengasuhan ataupun pembelajaran
3. Affiliate, kepemimpinan yang mengedepankan keharmonisan ataupun kerja sama antar fungsi
4. Democratic, kepemimpinan yang menghargai pendapat ataupun sudut pandang orang lain, sekalipun berbeda
5. Pacesetting, kepemimpinan yang mampu memberikan model pencapaian sehingga lebih membumi
6. Commanding, kepemimpinan yang dapat bersikap tegas serta berani mengambil resiko, jika diperlukan

Dalam penerapannya ….kepemimpinan yang baik justru tidak dihasilkan oleh satu macam tipe kepemimpinan tertentu melainkan oleh kemampuan untuk tau “kapan” menggunakan tipe kepemimpinan yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang diperlukan.

Semakin terbiasa seorang mengambil posisi play maker, semakin matang gaya kepemimpinannya. Dulu kepemimpinan seseorang terbentuk secara pasif dan alamiah melalui proses panjang. Namun saat ini hal tersebut dapat di konstruksi secara sengaja, apabila diinginkan.

Kepemimpinan bersifat unik, abstrak namun dinamis tergantung dari visi dan misi pribadi, pola interaksi serta kepribadian ybs., itu sebabnya kepemimpinan tidak dapat diukur secara kuantitatif.

 

0 Response to “Kepemimpinan”

Leave a Reply